Cara Budidaya Ikan Gurame

Ikan Gurame merupakan salah satu ikan konsumsi yang sangat populer karena selalu menjadi menu favorit dengan rasa yang lezat yang ada di berbagai rumah makan di Indonesia sehingga menjadi banyak penggemar nya.

Dan ini menjadi peluang usaha budidaya Ikan Gurame sangat berpotensi dan terbuka lebar bagi siapa saja.

Menurut penelitian ikan Gurame memiliki kandungan yang bagus untuk tubuh manusia, yaitu mengandung protein sebesar 18,93%, lemak 2,43%, vitamin A: 749,715 IU/100 mg, vitamin B1: 0,0792 mg/100 g, vitamin B2: 0,083 mg/100 g dan vitamin B3: 1,22 mg/100 g.

Habitat ikan Gurame yang disukai adalah tipe perairan tenang dan dalam seperti rawa, situ, waduk atau pun danau. Gurame sangat cocok dipelihara pada ketinggian tempat sampai 800 mdpl, dan tumbuh sangat baik pada rentang suhu 24-28ºC.

Ikan gurame juga biasa di temukan di tempat pemancingan, selain di jadikan menu masakan favorit  ikan gurame juga di sedia kan bagi seseorang yang mempunyai hobi memancing dan hasil tangkapan nya bisa langsung di masak dari ikan yang segar tersebut.

Ikan Gurame

Jika anda memancing ikan gurame anda bisa menggunakan seperti umpan ikan mas agar ikan cepat di dapat.

Kali ini kita bahas tentang cara memelihara ikan Gurame di rumah, yang tidak begitu membutuhkan lahan kolam yang begitu luas seperti ikan gabus , sehingga memudahkan untuk budidaya ikan ini. Berikut caranya :

  1. Mempersiapkan Kolam Budidaya

  • Ukuran Kolam

Untuk memelihara ikan Gurame di sekitar rumah tentu nya anda harus terlebih dahulu menentukan ukuran kolam yang akan anda gunakan, ukuran bisa anda sesuaikan dengan luas lahan dan jumlah bibit yang akan di pelihara.

Karena menghitung ukuran kolam ini akan memudahkan anda untuk menentukan hasil panen ikan Gurame yang di budidaya.

  • Menyiapkan Kolam

Jika anda sudah menentukan seberapa luas kolam yang akan anda buat, maka anda perlu menyiapkan semua perlengkapan untuk persiapan membuat kolam. Bahan yang di butuhkan adalah plastik atau pun terpal, kerangka kolam dan juga galian tanah.

  • Cara Membuat Kolam

Ada beberapa jenis kolam yang biasa di gunakan untuk budidaya ikan Gurame, salah satu nya menggunakan kolam tanah. Namun saat pemeliharaan di rumah sebaik nya menggunakan kolam terpal, karena tidak terlalu banyak biaya dan mudah pembuatan nya.

Cara membuat kolam menggunakan terpal :

  • Gali tanah di pekarangan rumah yang sudah anda tentukan lokasi nya, dengan kedalaman sekitar  90 cm.
  • Setelah itu pasang terpal, masukan terpal dengan menggelar nya di penggalian tadi sebagai alas.
  • Gunakan kerangka yang terbuat dari bahan besi di sisi kolam sebagai bantuan agar terpal mudah terpasang menyerupai sebuah kolam atau bak.
  • Usahakan letak kolam di daerah yang cukup terkena sinar matahari
  • Membersihkan Kolam

Kolam terpal yang anda buat menggunakan terpal tadi sebelum di gunakan harus di bersihkan terlebih dahulu, karenakan terpal adalah plastik yang di buat dari berbagai zat kimia yang tidak terlalu aman.

  1. Pengisian Air Kolam

Air yang di gunakan pada kolam harus maksimal, agar pertumbuhan bibit ikan gurame pada kolam bisa tumbuh dengan maksimal. Kolam harus di isi air setidak nya hingga 3/4 dari tinggi kolam.

Dan bibit ikan hanya di isi separuh bagian kolam, sehingga akan memudahkan bibit tersebut untuk bergerak.

Namun sebelum kolam yang sudah berisi air di tebari dengan bibit ikan, kolam harus terlebih dahulu di diamkan selama 7 hari. Ini bertujuan untuk penyesuaian air dengan kolam sehingga stabil jika ada kandungan zat yang tidak baik ikan tidak terkontaminasi.

  1. Bibit Ikan Gurame

  • Pemilihan Bibit

Pilihlah bibit ikan Gurame yang berkualitas, supaya ketahanan tubuh bibit tinggi sehingga di harapkan ikan Gurame selalu sehat sehingga tidak gampang terserang penyakit. Bibit yang berkualitas juga mempengaruhi hasil panen ikan Gurame nanti nya.

  • Penebaran Bibit

Jika air kolam sudah di endapkan selama seminggu maka saat nya menebar bibit ikan gurame yang sudah anda sediakan, penebaran bibit harus di sesuaikan dengan besaran kolam, yaitu separoh dari luas kolam.

Bibit yang anda pelihara sebaik nya telah berumur 2 bulan, sehingga bisa mudah beradaptasi dengan suhu yang ada di kolam terpal yang sudah anda buat.

  1. Pemberian Pakan

Untuk menunjang pertumbuhan ikan Gurame saat di budi daya ikan, gunakan pakan yang bagus dan ideal, yaitu pakan yang memiliki kandungan protein nabati maupun hewani yang banyak.

Protein nabati yang bisa anda berikan adalah berupa daun kangkung maupun daun talas, dan tingkat protein hewan yang dianjurkan adalah 20%.

Budidaya Ikan Gurame

Agar tidak terdapat endapan sehingga mengotori kolam maka anda harus segera membuang pakan sisa yang tidak termakan oleh ikan.

Dan jangan lupa untuk selalu membersihkan air kolam dan mengganti nya secara berkala. Sebaik nya anda bisa menggunakan alat aerator atau filter air agar kebersihan air kolam bisa terjaga.

  1. Penanganan Penyakit

Untuk pencegahan penyakit maka anda bisa melakukan pengapuran saat kolam masih kosong atau sebelum di gunakan. Biasa nya penaburan secara merata pada kolam dengan menggunakan kapur pertanian.

Semua peralatan yang di gunakan untuk proses budidaya harus terlebih dahulu di rendam menggunakan larutan kaporit yang setelah nya di keringkan sebelum kolam di gunakan.

  1. Menghilangkan Bau Lumpur

Karena pembesaran bibit berada si sekitar dirumah, maka lebih baik mencoba menghilangkan bau lumpur, dengan cara :

  • Kurangi Intensitas Cahaya Matahari

Pertumbuhan plankton bisa di kurangi dengan mengurangi intensitas cahaya pada kolam. Jika  kolam mendapatkan intensitas cahaya yang baik maka plankton lebih mudah tumbuh.

  • Berikan pupuk secara teratur dan Seimbang

Pemberian pupuk secara teratur dan seimbang ini agar pertumbuhan alga bisa di hambat, dengan menggunakan pupuk P dan N dengan perbandingan 1 : 4.

  • Berikan Pakan Dengan Jumlah Tepat

Dengan pemberian jumlah makanan yang tepat maka tidak ada sisa makanan di dalam kolam, sehingga tidak memicu tumbuh nya mikroorganisme.

  • Penyaringan Air Kolam

Selalu menyaring air kolam untuk menjaga kebersihan air dan kolam.

  • Pembersihan Air Secara Periodik

Pembersihan air di lakukan secara periodik, walaupun ikan Gurame tetap tahan dengan kualitas air kolam yang jelek dan buruk.

  • Penggantian Air Kolam Secara Shift Pond

Lakukan pergantian air kolam secara shift pond atau dengan mengganti secara rutin.

  1. Menggunakan Eceng Gondok

Menggunakan tanaman eceng gondok ini bisa untuk mengurangi bau dan mengurangi efek dari ada nya kenaikan suhu akibat sinar matahari.

Ikan Gurame Besar

Maka bisa melakukan penanaman eceng gondok. Dan eceng gondok juga bagus dalam penyerapan timbal dan zat yang berbahaya.

Jika anda budidaya menggunakan empang atau kolam tanah biasa nya enceng gondok akan tumbuh dengan sendiri nya.

  1. Menjaga Kebersihan Kolam

Menjaga kebersihan kolam adalah hal yang juga harus di lakukan, sehingga para ikan akan selalu mendapatkan oksigen yang cukup dan pasokan ai bersih yang sesuai.

Dengan  membersihkan sisa makanan yang tidak termakan oleh ikan merupakan hal paling mudah untuk menjaga agar kolam tidak kotor, sehingga ikan tidak mudah terserang penyakit.

Jika di perlukan, untuk membunuh segala jenis kuman penyakit maka anda bisa menggunakan senitizer ke dalam kolam di setap 2 minggu sekali.

  1. Terdapat Pohon Rindang Disekitar Kolam

Suhu ideal untuk pertumbuhan ikan Gurame adalah 24 hingga 28 derajat C, dengan ada nya tanaman rindang di sekitar pohon akan membantu tercipta nya suhu yang ideal.

Ini juga mengantisipasi agar perbedaan suhu antara malam dan siang tidak terlalu mencolok, karena nanti nya bisa menghambat pertumbuhan ikan Gurame.

Ini termasuk salah satu cara untuk mengurangi bau kolam karena mengatasi masalah intensitas cahaya matahari yang terlalu tinggi.

  1. Menjaga Kadar Air Kolam

Untuk selalu menjaga agar air kolam tetap tersanitasi dengan baik maka anda bisa menggunakan alat penyaring berupa filter, dan ini akan mengoptimalkan pekerjaan anda dalam pengurasan air kolam.

Selain itu harus selalu menjaga pH air kolam, atau menjaga tingkat keasaman agar kualitas air tetap terjaga. pH air terbaik adalah 6 hingga 7,5 dimana tingkat keasaman air tidak terlalu asam, basa namun mendekati netral, untuk mengetahui pH air kolam adalah dengan cara penggunaan kertas lakmus maupun pH meter.

Anda bisa menambahkan asam fosfor jika pH air terlalu basa, dan kapur jika terlalu asam, agar pH air terkendali dan mendekati pH normal.

  1. Pemanenan Ikan

Saat panen gurame hampir sama dengan pemanenan saat budidaya ikan gabus yang sekarang sudah mulai banyak di lakukan banyak orang.

Cara memanen ikan gurame yang di budidaya menggunakan kolam ini bisa dengan cara di serok menggaunakan alat, atau juga bisa menguras mengurangi air dalam kolam secara bertahap.

Perlu anda perhatikan saat penangkapan agar ikan Gurame tidak terluka atau rusak tubuh nya, ini bertujuan untuk menjaga nilai jual ikan karena kualitas nya yang bagus.

Alasan mengapa banyak sekali petani ikan sangat menyukai budidaya Gurame adalah karena umur pemeliharaan Gurame yang singkat di bandingkan beberapa jenis ikan populer lain nya.

Dan anda tidak memerlukan banyak biaya dalam proses pemeliharaan nya, karena bibit yang mencapai berat 2 ons sudah bisa mulai dipanen, ketika sudah berumur sekitar 5 bulan.

Ini termasuk salah satu usaha yang potensial dan menarik yang bisa anda coba, karena terbilang mudah dan bisa mendapatkan keuntungan yang lumayan.

Itulah pembahasan tentang budidaya ikan Gurame, semoga informasi ini dapat memberikan tambahan informasi bagi anda yang berminat menggeluti usaha budidaya tersebut, info yang lain nya bisa anda dapatkan di Kebun Maker. Semoga bermanfaat, terima kasih.