5 Cara Budidaya Jahe Merah Dengan Mudah

  1. Cara Memanen Jahe Merah

Jahe merah akan dipanen ketika sudah berusia sekitar 10-12 bulan, jika ingin hasil panen berkualitas sebaiknya pemanenan dilakukan ketika jahe merah beusia genap satu tahun, karena pada usia itulah kondisi jahe merah benar-benar tua dan rimpang jahe merah bertambah berat.

Memanen jahe merah dengan media tanam polybag akan lebih mudah, bisa dengan menyobek polybag atau karung untuk mengambil rimpang jahe lalu di bersihkan dengan air bersih.

Minuman Jahe Merah

Setelah itu jahe bisa di konsumsi sesuai selera anda, atau jika tanaman jahe yang di panen dalam jumlah banyak bisa anda jual di pasaran karena banyak peminatnya.

Ada beberapa keuntungan jika menanam jahe merah menggunakan polybag, antara lain:

  • Menghemat Lahan

Menanam menggunakan wadah seperti polybag bisa menghemat lahan penanaman, bahkan jika mempunyai pekarangan yang sempit bisa di manfaat secara maksimal dengan menggunakan polybag.

  • Menghemat Air

Karena tanaman berada di polybag maka kuantitas tanah disesuaikan dengan ukuran polybag, sehingga penyiraman lebih hemat karena penyiraman langsung tertuju pada tanaman langsung.

  • Menyesuaikan Media Tanam

Media tanam pada wadah bisa anda sesuaikan, misalnya terdapat polybag yang tidak terpakai atau karung bekas yang menganggur bisa anda manfaatkan untuk penanaman jahe merah, sehingga media bisa lebih murah.

  • Praktis Dalam Perawatan

Merawat tanaman jahe bisa lebih praktis menggunakan polybag karena mudah di pantau dari satu media tanam ke yang lain, ini sebenarnya bisa bermanfaat untuk pencegahan penyakit yang di timbulkan dari akar, agar tidak menular ke tanaman yang lain nya.

  • Lebih Banyak Hasil Panen

Hasil panen akan lebih banyak jika lebih rajin dan tekun dalam menanam jahe merah, bisa lebih efisien mencapai 80% dibandingkan dengan cara menanam pada lahan tanam yang luas.

Di Indonesia ada beberapa jenis jahe yang sering di jumpai di pasaran, yang tentunya di antara jenis jahe tersebut memiliki keunggulan masing – masing.

Jenis – Jenis Jahe :

  • Jahe Merah

Jahe merah di sebut juga sunti merupakan salah satu jenis jahe dengan ciri rimpang nya yang kecil, berwarna kemerahan, dan serat nya kasar.

  • Jahe Putih Kecil

Jahe yang sebut juga dengan jahe emprit ini memiliki rimpang yang lebih besar dari jahe merah berwarna putih dengan serat yang lembut.

  • Jahe Putih Besar

adalah salah satu jenis jahe yang memiliki ciri khas rimpang nya yang jauh lebih besar dan gemuk dari dua jenis jahe sebelumnya, lebih dikenal dengan sebutan jahe badak, jahe ganyong dan jahe kapur.

Itulah jenis jahe yang umumnya di tanam di indonesia, dari jenis jahe tersebut kita bahas jahe merah yang tentunya memiliki khasiat atau manfaat paling bagus sehingga para petani tertarik untuk budidaya karena harga jual nya yang lumayan tinggi di banding dengan jenis tanaman jahe lain nya.

Panen Jahe Merah

Jahe merah adalah salah satu keluarga dari jenis jahe, namun mempunyai karakteristik yang berbeda dengan jahe lainnya.

Mempunyai kulit yang berwarna kemerahan dengan bagian dalam yang berwarna merah muda sampai kuning, ukuran jahe merah juga lebih kecil dan  rasa yang lebih pedas dari jenis jahe lain nya.

Manfaat jahe pada umumnya hampir sama, namun untuk manfaat dari jenis masing – masing jahe lebih memiliki keunggulan sendiri sendiri. Berikut ini manfaat dari jenis tanaman jahe merah.

Halaman Selanjutnya ->