5 Cara Menanam Buah Naga Agar Cepat Berbuah

  1. Persiapan Tanam Buah Naga

Tanaman buah naga merupakan jenis tanaman kaktus yang tumbuh tinggi memanjang namun tidak kokoh, perlu perawatan dan pemeliharaan agar tanaman tumbuh dengan baik.

Apabila tanaman bisa bertumbuh baik maka kemungkinan tanaman menjadi produktif, karena tanaman bisa menghasilkan buah yang banyak dalam masa tanam yang panjang sekitar 20 tahun.

Berikut Persiapan yang di Perlukan:
  • Memilih Lokasi Penanaman

Pohon kaktus menyimpan air pada pohon nya, usahakan lokasi yang di pilih lahan terbuka agar cukup sinar matahari dan lahan bersih dari rerumputan serta bukan lahan sawah.

Siram Pohon Buah Naga

Pohon buah naga cocok untuk daerah tegalan (ladang) yang bila hujan selesai, airnya tidak menggenang karena kondisi yang terlalu basah dan kurang sinar matahari akan membuat buah naga mengalami busuk batang.

Tanaman ini akan lebih bagus di tanam di daerah dengan ketinggian 0-350 mm di atas permukaan laut dan curah hujan 720 mm per tahun.

  • Menyediakan Tiang Panjatan

Karena tanaman ini tidak bisa tumbuh tegak maka bantu dengan tiang panjat, anda bisa membuatnya dengan kayu, cara membuatnya:

  1. Pertama, siapkan tiang panjat yang terbuat dari beton. Tiang ini berfungsi untuk menopang tanaman bisa berbentuk segi empat atau pun silinder, dengan diameter 20-35 cm. Tinggi tiang panjat antara 1,5 – 2,5 meter, lalu ditanam pada kedalaman 50 cm agar lebih kuat.
  1. Kedua, buat penopang pada bagian atas tiang panjat sehingga membentuk tanda plus (+), lalu tambahkan ban motor bekas sehingga nampak seperti setir mobil.
  2. Ketiga, atur tiang panjat tersebut berbaris dengan jarak tanam sekitar 3meter, untuk mengatur konsumsi sinar matahari secara cukup. Sediakan juga aliran air dengan kedalaman 25 cm di antara barisan tiang panjat.

Untuk Tiang panjat sebenarnya bisa di sesuaikan dengan keinginan anda, karena bisa di buat bermacam – macam.

  • Membuat Lubang Tanam

Setelah tiang panjatan selesai di buat dan di pasang selanjutnya membuat lubang untuk penanaman bibit buah naga, dengan cara:

  • Buat 4 lubang tanam di sekeliling tiang panjat
  • Ukuran lubang tanam yaitu 60×60 cm dengan kedalaman sekitar 25 cm.
  • Lubang tanam yang sudah di buat diisi media berupa campuran pupuk, tanah, dan pasir dan kapur pertanian jika ada, kemudian di siram dengan air secukupnya jangan sampai menggenang. Biarkan lubang beberapa hari sampai kering dan terkena cahaya matahari.
  • Beri 25 gram pupuk TSP setelah 2-3 hari, Cara memberikannya dengan melingkari tiang panjat berjarak 10 cm dari tiang, lalu biarkan selama sehari. Setelah itu bisa di tanami.
Baca Juga  11 Tanaman Buah yang Cocok di Tanam Dalam Pot

Memberi pupuk dari kotoran ayam yang dicampur tetesan tebu dan cairan empa, fungsinya menguatkan batang pohon buah naga.

  1. Cara Tanam Bibit Buah Naga

Berikut ini cara tanam bibit buah naga dari polybag di pindahkan ke lahan penanaman:

  1. Satu tiang panjat di gunakan untuk menanam 4 bibit buah naga, dengan bentuk mengelilingi tiang panjat, dan berjarak sekitar 10 cm.
  2. Gali lubang tanam yang sudah kita buat dan kita campur dengan tanah, pasir, dan pupuk tadi dengan kedalaman sekitar 10-15 cm.
  3. Ambil polybag nya lalu tanam bibit buah naga ke lubang tanam yang sudah digali, beserta tanahnya.
  4. Kemudian timbun bibit menggunakan tanah hingga lalu padat
  5. Setelah itu ikat keempat batang bibit tersebut menjadi satu dengan tiang, pengikatan dilakukan terus ketika tanaman buah naga bertambah panjang 20 – 30cm.
  6. Potong tunas buah naga jika akan bercabang sebelum mencapai puncak tiang panjatan tetap sisakan 1 batang, apabila sudah sampai tiang panjatan biarkan buah naga bercabang banyak biasanya tumbuh 5 cabang.
  1. Pemeliharaan Buah Naga

Pemeliharaan tanaman saat budidaya buah naga termasuk faktor yang penting karena mempengarusi pertumbuhan dan hasil panen tanaman tersebut.

Baca Juga  14 Manfaat Buah Zuriat yang Penting Bagi Tubuh
Jika anda ingin tanaman bisa membuahkan hasil dengan baik, maka lakukan perawatan sebagai berikut:
  1. Pengairan

Tanaman buah naga perlu di siram 2 kali sehati setiap pagi dan sotre hari, penyiraman menggunakan air secukupnya usahakan air siraman tidak sampai menggenang.

  1. Pemangkasan

Pangkas batang tanaman pada awal penanaman, gunakan 1 batang tunas sampai ujung tiang panjatan, setelah tanaman besar pangkas lah tunas yang sekiranya tidak diperlukan, yang busuk, atau yang terkena penyakit. Kemudian timbun ke dalam tanah agar tidak menular.

Cabang tanaman buah naga yang telah berbuah 4 kali lebih baik di potong lalu dijadikan bibit, dan pastikan anda tidak memangkas semua cabang.

  1. Pemupukan

Apabila batang tanaman belum mencapai ujung tiang panjatan, gunakan pupuk kandang dari kotoran ayam yang sudah kering, dan jika menggunakan pupuk buatan, beri pupuk dengan unsur N yang lebih banyak.

Setelah tanaman tumbuh besar berikan pupuk dengan unsur P dan K yang banyak, jangan menggunakan pupuk urea karena kurang cocok untuk tanaman kaktus.

  1. Pembersihan

Pembersihan ini di lakukan karena pada tahan tanaman tumbuh gulma yang bisa merugikan tanaman budidaya buah naga, lakukan penyiangan agar tanaman buah naga bisa tumbuh dengan baik karena cukup asupan nutrisi dari pupuk.

  1. Pencegahan penyakit

Hama pada tanaman buah naga biasanya bekicot dan ulat, bisa di atasi dengan cara manual yaitu mengambil lalu membuangnya.

Hama berupa cendawan dan kutu putih bisa dibersihkan dengan biopestisida buatan sendiri, caranya mencampur daun pahitan, limbah tembakau, dan air dengan perbandingan 1:1:2 kemudian masukkan ke wadah dan biarkan selama 1 bulan.

  1. Mengatur pencahayaan

Pastikan tanaman buah naga terkena sinar matahari yang cukup, jangan sampai lokasi anda terlalu gelap.

Baca Juga  11 Tanaman Buah yang Cocok di Tanam Dalam Pot

Jika di perlukan butlah cahaya buatan menggunakan lampu cahaya agar bisa mempercepat panen dan bisa berbuah di bukan musim panen.

  1. Pemanenan Buah Naga

Buah naga putih biasanya siap panen setelah 10 bulan sejak awal usia penanaman, untuk buah naga merah akan panen setelan 8 bulan dari masa awal tanam.

  • Saat Panen

Ukuran buah naga yang siap di panen pada umumnya berukuran berat 400-700 gram, jarak antara bunga ke buah yang masak adalah 35 hari.

Hasil Panen Buah Naga

Apabila ditaruh di udara terbuka, buah naga bisa tahan selama 10 hari, dan jika di taruh lemari pendingin, bisa sampai 1 bulan.

  • Setelah Panen

Setelah 2 bulan panen, lakukan pemupukan dan campur dengan kapur pertanian.

Jenis Tanaman Buah Naga:

  • Hylocereus undatus

Buah naga yang memiliki kulit merah dengan daging buah  berwarna putih.

  • Hylocereus polyrhisus

Buah naga yang warna kulitnya merah dengan daging buah berwarna merah juga.

  • Hylocereus costaricensis

Buah naga yang mempunyai kulit warna merah dengan daging buah berwarna merah pekat agak ke ungu an.

  • Hylocereus megelanthus

Buah naga yang kulitnya berwarna kuning dengan daging buah berwarna putih.

Itulah beberapa jenis buah naga yang bisa anda pilih untuk mempersiapkan bibit nya jika anda ingin menanam buah naga.

Di indonesia buah naga yang paling banyak di budidaya kan jenis buah naga Hylocereus undatus dan Hylocereus polyrhisus.

Di Indonesia buah naga termasuk salah satu buah yang di gemari, karena rasa buahnya yang manis dan lezat.

Di pasaran sangat mudah mencari buah naga karena banyak tersedia di toko buah, selain di gemari karena rasa rasanya, tanaman buah naga juga mengandung manfaat untuk kesehatan tubuh manusia.

Halaman Selanjutnya =>